Sudah kenal dengan satu bahan, yang namanya Sacchar? Ini bahasa Latin, artinya: gula. Kalau sacchar ada banyak berkumpul, disebut polysaccharida. Kalau hanya berdua-duaan, disebut dissacharida. Kalau hanya sendirian, disebut monosaccharida.
Duh, repot amat ya.Kita mengenal polysaccharida sebagai karbohidrat, biasanya sih nasi. Kalau dissacharida dikenal sebagai gula pasir. Kalau monosaccharida dikenal sebagai gula donat, atau dextrosa alias glukosa. Tahu gak gimana bisa ada sacchar? Tanaman mengambil energi sinar matahari dengan daunnya, lalu menyimpan energi itu dalam bentuk sacchar.
Bagi manusia, sacchar adalah bensin. Molekul gula tuh akan 'dibakar' dalam sel, dimana energi matahari yang tersimpan tadi terus dilepaskan lagi.
Jadi prosesnya, kita makan dong, entah nasi, atau mie atau roti manis. Setelah lewat pencernaan yang memecah molekul panjang gula jadi pendek dan sederhana, gula dalam bentuk glucose disebar dalam darah.
Terus badan kasih sinyal, pankreas keluarin hormon yang namanya insulin. Hormon itu seperti suatu teriakan di pengeras suara: AYOOO... SEL-SEL LUCU, AMBIL GULANYAAAA....
Demikianlah insulin membuat sel-sel membuka mulutnya dan masuklah molekul gula ke dalam sel. Disana terjadi proses metabolis dalam mitochondria, gula 'dibakar' dan energinya dipakai sel untuk bergerak.
Kalau sudah begitu, kadar gula dalam darah turun dong. Sel-sel kasih sinyal dan bikin hormon lapar dikeluarkan, namanya hormon ghrelin. Terdengar kayak gremlin ya.... MAKAANNN..... LAPAAARRRR......
Maka kita jadi merasa lapar lagi, terus makan lagi dan gula darah naik lagi. Seringnya anak muda, makan seabreg-abreg.
Masalahnya kalau sacchar seabreg, pankreas tuh harus kerja keras mengeluarkan insulin. Itu tuh ibaratnya nyediain makanan buat pesta, setelah itu harus mencuci loyang dan baskom dan spatula dan panci dan piring dan sendok dan... Bayangin aja seberapa banyak cucian setelah selesai bikin banyak kue kalau lagi pesta.
Kalau sesekali, boleh lah. Kalau tiap hari cuci pemakaian normal makan sekeluarga, bisalah. Kalau tiap hari pesta dan cucian perabot segunung? Protes dong, Bun!
Pankreas juga protes. Insulin jadi terlalu sedikit yang keluar dibandingkan yang dibutuhkan. Cucian, eh, gula darah jadi numpuk. Kalau cucian tuh, makin numpuk makin susah mencucinya, betul nggak? Malah Bunda yang mengalami kejang tangan... Itu namanya: diabetes. Pernah dengar kencing manis?
Dalam kasus lain, ada juga yang insulinnya tersedia secara wajar tapi sel-selnya agak tuli, alias tidak bereaksi pada 'seruan' hormon. Ini juga membuat gula darah tinggi. Kencingnya manis, mengandung gula.
Jadi kisah ini menjelaskan, jangan numpuk gula, jangan makan pesta tiap hari dengan segunung kalori. Diabetes itu bukan penyakit yang mendadak muncul. Itu adalah akibat kegagalan mengendalikan sacchar yang menjadi liar. Sampai, akhirnya pankreas menyerah dan situasi makin runyam.
Gak usah pesta gula tiap hari kan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar